Lpk| Banyuwangi – Kordinator Aliansi NGO Banyuwangi Beradab (Kordinator Aliansi NGO BB) Muh Imam Ghozali, mengungkapkan adanya dua Pejabat Pemkab Banyuwangi MJ dan YYN sebagai Mafia Proyek yang mendominasi regulasi berbagai jatah proyek, berdesakan kepentingan pribadi mereka.
“Keduanya sama – sama pemain yang kadang berlagak seperti super hero, bahkan perannya sangat dominan dibandingkan beberapa Pejabat lain,” Ujarnya.
Lebih lanjut ia mencontohkan, seperti MJ yang menurutnya merupakan pejabat pemain kawakan, bahkan dia orang salah satunya pernah Take Over atau Pengendali utama Proyek CSR dan APBD 25 Milyar untuk 5 Desa Zona Merah Pertambangan PT BSI di Gunung Tumpang Pitu.
“Termasuk, beberapa proyek mangkrak dengan nilai diatas 3 milyar, ditengarai terhubung dengan MJ, seperti Proyek Masjid Pemkab Banyuwangi, Proyek Puskesmas Pesanggaran yang bernasib sama – sama tragis alias proyek gagal,” imbuhnya.
Kordinator Aliansi NGO BB, selanjutnya menjelaskan selain MJ, yang kedua YYN merupakan kepercayaan MJ yang diberikan tugas ekseskusi pembagian proyek, seperti saat Pilkada 2024 dan termasuk eksekusi kelompok LSM, Media dan Tokoh yang mereka anggap bisa dikendalikan, khususnya ikut menutupi kecurangan -kecurangan mereka.
“Sementara dari segi jabatan, Keduanya saat ini memiliki posisi Sangat penting dan sepertinya akan jadi penguasa, pengendali bagi-bagi proyek -proyek besar dibawah Bupati dan tentunya mereka juga akan bermain standar ganda,” cetusnya.
Menurutnya, Banyuwangi saat ini sedang krisis kepemimpinan moral dan mental pejabat, seperti MJ dan YYN mereka secara moral kita tahu bermasalah, tapi karena moralitas yang rendah sebagai ASN itulah mungkin yang menyebabkan mereka malah menguasai banyak sektor, khususnya anggaran, meskipun sampai saat ini prestasi mereka sangat rendah pula, bahkan banyak proyek -proyek dalam kendali mereka yang kini bermasalah.
Selain itu menurutnya, keduanya merupakan aktor penting dibalik aksi kasus ijon proyek 600 milyar APBD 2025-2027 yang perkaranya pernah ditangani Bawaslu Banyuwangi saat Pilkada 2024.
“Atau Mungkin karena mereka punya bekingannya kuat, seperti yang sering kita dengar mereka punya orang kuat di KPK RI dan Kejagung RI yang bisa mereka atur atau kendalikan,” kelakar Kordinator Aliansi NGO BB.
“Tapi itu kata mereka yang pernah kita dengar langsung, soal kebenaran kita gak tahu wong kita masyarakat awam, gak tahu soal beking-bekingan, bisanya kita cuman monitor, bahkan YYN sampai pernah bilang ke saya punya saudara di KPK RI, jadi mereka ini pancan wauu,” pungkasnya.
Sebagai informasi, dari penelusuran awak media diketahui MJ saat ini Menjabat sebagai Wakil Bupati Banyuwangi yang sebelumnya menjabat Sekda Banyuwangi, sementara YYN sampai saat ini memengang kendali atas dua jabatan penting sebagai Kepala BAPEDA Banyuwangi, Sekaligus Kadis PU Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman.Tim Media/786
Reporter : Yanti