Thu. Apr 3rd, 2025

Pemudik Asal Malang Dibegal Tangan Dibacok Uang 8 Juta Raib

LPk | Jombang – Nasib nahas menimpa Dwi Nur Iman (24), pemudik asal Malang yang hendak pulang ke kampung halamannya di Jombang. Ia menjadi korban pembegalan di Ringroad Mojoagung, Jombang, pada Sabtu (29/3) malam. Akibat kejadian itu, Iman mengalami luka bacok, sementara tas selempangnya yang berisi uang Rp 8 juta serta sebuah ponsel baru, raib dibawa kabur oleh para pelaku.

Iman menuturkan, peristiwa yang menimpanya terjadi sekitar pukul 19.20 WIB. Saat itu, ia tengah mengendarai sepeda motor Supra X usai mengambil uang di ATM. Rencananya, ia ingin mengisi bahan bakar di SPBU, tetapi karena antrean panjang, ia memilih melanjutkan perjalanan melewati Ringroad Mojoagung.

Ketika melintas di kawasan Ringroad Mojoagung, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Iman menyadari dirinya dibuntuti oleh empat orang tak dikenal yang mengendarai dua sepeda motor.

“Ada dua motor yang membuntuti, masing-masing berboncengan dua orang. Saya sudah curiga mereka bukan orang baik-baik,” ungkap Iman.

Merasa terancam, Iman segera menghentikan motornya, mengunci setang, lalu turun untuk mengantisipasi tindakan para pelaku. Namun, tindakan tersebut justru membuat para begal mengalihkan sasaran mereka ke tas selempang yang dibawanya. Tas tersebut berisi uang tunai Rp 8 juta yang baru saja diambil dari ATM serta barang berharga lainnya, termasuk ponsel baru.

“Tas saya dirampas, isinya uang Rp 8 juta dan ponsel baru saya,” katanya.

Iman mengaku sempat melakukan perlawanan, namun jumlah pelaku yang lebih banyak membuat suasananya. Salah satu pelaku bersenjata tajam kemudian menyabetkan klewang ke arahnya, mengakibatkan luka pada telapak tangan dan kaki.

“Iya, mereka bawa senjata tajam. Tangan dan kaki saya kena bacok,” ujarnya.

Tak hanya itu, setelah merampas tasnya, dua pelaku lain datang dan mencoba membawa lari motornya. Namun, upaya mereka gagal.

Total pelakunya ada enam orang, mengendarai tiga motor jenis PCX dan N-Max, tambahnya.

Akibat kejadian ini, Iman harus dilarikan ke Puskesmas Mojoagung untuk mendapatkan perawatan medis atas luka-luka yang dialaminya. Setelah itu, ia segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Mojoagung.

Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, mengizinkan kejadian pembegalan tersebut dan memastikan bahwa pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Korban sudah melapor dan kami sedang menyelidiki kasus ini. Berdasarkan keterangan korban, pelaku berjumlah enam orang dengan tiga sepeda motor. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih memburu para pelaku pembegalan tersebut.

Reporter : Yanti

By yalpk

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *