Lpk | Surabaya – Pembiasaan bahasa lokal ( Jawa) melalui pendidikan mulai tingkat TK hingga SMA bisa menjadi alternatif memberkuat identitas kebudayaan Indonesia dan memperkuat pendidikan karakter. Sehingga menarik kebijakan Pemerintah kota Surabaya yang mewajibkan semua siswa unutk berbahasa jawa.
Kami, Forum Dosen Surabaya, menyampaikan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemerintah Kota Surabaya sebagaimana tertuang dalam Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 17 Tahun 2025 mengenai pelaksanaan program “Kamis Mlipis”, yaitu penggunaan Bahasa Jawa sebagai bahasa pengantar dan komunikasi setiap hari Kamis di lingkungan pendidikan tingkat TK hingga SMP.
Sebagai bagian dari komunitas akademik yang memiliki tanggung jawab moral dalam pelestarian budaya dan bahasa daerah, kami menyampaikan beberapa poin sikap sebagai berikut: Mendukung penuh implementasi program “Kamis Mlipis” sebagai bentuk konkret pelestarian bahasa dan budaya Jawa, khususnya dialek khas Surabaya, di tengah arus globalisasi dan modernisasi yang kian masif.
Kedua, Mendorong kolaborasi antara Dinas Pendidikan, sekolah, perguruan tinggi, serta komunitas budaya lokal dalam pengembangan materi pembelajaran Bahasa Jawa yang kontekstual dan sesuai dengan karakter anak didik di era digital.
Ketiga, Mengusulkan pelatihan dan pendampingan bagi guru serta tenaga pendidik agar dapat menguasai ragam bahasa Jawa, terutama Krama Inggil, secara aktif dan menyenangkan untuk siswa.
Keempat. Menekankan pentingnya pendekatan budaya yang inklusif, di mana penggunaan Bahasa Jawa di ruang pendidikan menjadi sarana membangun identitas lokal tanpa mendiskriminasi latar belakang siswa yang bukan penutur asli.
Kelima. Siap berkontribusi aktif dalam bentuk kajian akademik, pelatihan, dan penyusunan modul pembelajaran berbasis riset untuk mendukung keberhasilan kebijakan ini secara berkelanjutan.
Kami percaya bahwa upaya pelestarian bahasa daerah bukan hanya soal menjaga warisan masa lalu, tetapi juga membangun jati diri generasi muda yang berakar kuat pada budaya lokal namun tetap adaptif terhadap perkembangan zaman.
Demikian pernyataan ini kami sampaikan sebagai bentuk komitmen Forum Dosen Surabaya dalam mendukung kebijakan Pemerintah Kota Surabaya menuju pendidikan yang berbudaya, berkarakter, dan berkelanjutan.
Surabaya, (15 Juli 2025)
Hormat kami,
Forum Dosen Surabaya (Fordes)
Dr. Sholikh Al-Huda, M. Fil. I
Ketua umum
Reporter : Aditya
