Lpk | Malang – Dua organisasi menembak, YSR Shootingclub dan Shootingclub Advokat Indonesia (Sakti) menggelar latihan menembak bareng di Lapangan Tembak Vicada Kostrad, Malang, Sabtu (20/9/2025).
Ketua Umum YSR Shootingclub, Sujianto, S.H., M.H., mengatakan, kegiatan nembak bareng dengan Sakti ini untuk menjalin silahturahmi antar organisasi.
“Ini adalah edisi perdana YSR Shootingclub menggelar latihan nembak bareng Sakti,” ujar Sujianto pada wartawan di Lapangan Tembak Kostrad, Malang.
Pria pengusaha yang juga berprofesi sebagai Advokat ini menjelaskan, saat ini YSR Shootingclub telah memiliki anggota lebih dari 100 orang. Mereka terdiri dari berbagai kalangan profesional, mulai dari pengusaha, dokter, advokat hingga akademisi.

“YSR Shootingclub ini baru berdiri satu tahunan. Dan kami rutin menggelar latihan sebulan sekali,” ungkapnya.
Sementara itu, Pembina YSR Shootingclub, Syarifudin Rakib, S.H, M.H mengapresiasi latihan menembak dengan Advokat senior yang sering menangani kasus kasus viral ini berharap kedepannya YSR Shootingclub juga bisa berkolaborasi dengan organisasi menembak lainnya. “ini menjadi awal yang baik,” ujarnya.
Terpisah, Ketua Sakti Aulia Rahman berharap latihan menembak ini terus dilakukan. Selain menjalin silahturahmi, latihan menembak bareng ini bisa menciptakan atlet atlet baru yang mampu berkontribusi untuk bangsa dan negara.
“Harapan kami juga bisa melahirkan atlet atlet menembak,” ujar pria yang akrab disapa Begal kepada wartawan.
Ditempat yang sama, Ketua DPC Peradi SAI Sidoarjo Raya, Haji Edy R. A. Tarigan, S.H., M.H., mengapresiasi latihan menembak bareng ini. Dia mengakui jika latihan menembak ini bisa menambah adrenalin bagi dirimya ditengah bergelut dalam penanganan perkara.
“Menembak ini tidak beda jauh dengan profesi advokat saat menangani perkara. Butuh fokus dan tenang,” ungkapnya.

Diakui Etar, sapaan karibnya, olahraga menembak ini jadi konsumsi agenda rutin baginya. dan anggota DPC Peradi SAI Sidoarjo.
“Selain anggota, keluarga saya juga sering mengajak anggota DPC Peradi SAI Sidoarjo Raya untuk ikut latihan menembak,” ujarnya sambil menunjukkan beberapa pucuk senjata laras panjang yang dipakai latihan menembak.
Dari pantauan dilokasi, latihan menembak bareng ini diikuti sekitar 200 orang. Masing-masing peserta mendapatkan jatah 50 peluru dan tiga senjata api dengan type berbeda. Latihan digelar mulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 15.00 WIB. Para peserta juga mendapatkan hadiah dari panitia apabila mendapatkan nilai diatas 150.
Reporter : Komang
